Gula Merah vs Gula Putih: Mana yang Lebih Sehat?


Gula Merah vs Gula Putih: Mana yang Lebih Sehat?

Apakah Anda lebih suka menggunakan gula merah atau gula putih dalam memasak atau membuat minuman? Pertanyaan ini sering kali muncul di benak kita ketika memilih bahan pemanis untuk hidangan sehari-hari. Namun, mana yang sebenarnya lebih sehat antara gula merah dan gula putih?

Gula merah, juga dikenal sebagai gula jawa, telah lama digunakan sebagai pemanis alami di Indonesia. Gula merah terbuat dari tebu yang diproses secara alami tanpa menggunakan bahan kimia tambahan. Kandungan mineral dan serat yang tinggi membuat gula merah dianggap lebih sehat daripada gula putih.

Menurut ahli gizi, Dr. I Made Mangku Pastika, “Gula merah mengandung lebih banyak mineral seperti zat besi, kalsium, dan potasium dibandingkan gula putih. Kandungan serat yang tinggi juga membuat gula merah lebih lambat diserap oleh tubuh, sehingga tidak membuat lonjakan gula darah yang tinggi.”

Namun, bukan berarti gula putih tidak memiliki manfaat. Gula putih lebih mudah larut dalam air dan memberikan rasa manis yang lebih kuat daripada gula merah. Namun, karena proses pengolahannya yang menggunakan bahan kimia, gula putih dianggap kurang sehat karena dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes dan obesitas.

Menurut Dr. Antonius Suwanto, ahli gizi dari Universitas Indonesia, “Konsumsi gula putih sebaiknya dihindari atau dikurangi, terutama bagi orang yang memiliki risiko penyakit diabetes. Ganti gula putih dengan gula merah atau pemanis alami lainnya seperti madu atau stevia dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.”

Jadi, untuk menjaga kesehatan tubuh, sebaiknya memilih gula merah sebagai pilihan pemanis alami. Meskipun gula putih lebih mudah ditemukan dan lebih murah, kandungan gula dan proses pengolahannya yang kurang sehat dapat membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Sebagai konsumen cerdas, pilihlah gula merah untuk hidangan sehari-hari demi menjaga kesehatan tubuh Anda.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gula merah lebih sehat daripada gula putih. Namun, tetaplah mengonsumsi dengan bijak dan seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.